GAMBAR hiasan
Fatimah Syarha Mohd Noordin

DALAM hidup ini, kita sangat memerlukan pengampunan Allah SWT berkali-kali.

Bukan sahaja ketika berbuat salah, tetapi juga selepas kita melakukan ketaatan.

Dalam taat, mungkin ada penyakit hati yang menyinggah dan perlukan pengampunan. 

Lantaran itu, setelah solat dan selepas berakhirnya sesebuah majlis, kita diajar beristighfar kepada Allah SWT.

Mengharapkan keampunan Allah SWT sepatutnya menatijahkan diri yang semakin taat dan bersegera melakukan kebaikan.

Bukan merasakan diri tidak berguna dan memendam emosi negatif lama-lama.

Allah SWT berfirman yang bermaksud: “Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati kerana takut akan (azab) Rabb mereka, orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Rab mereka, orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Rab mereka (sesuatu apa pun), dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut, (kerana mereka tahu bahawa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rab mereka maka mereka itu adalah orang-orang yang bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang bersegera memperolehnya.” (Surah al-Mu’minun, ayat 57-61)

Saidatina Aisyah menyangka ayat itu ditujukan kepada peminum arak, penzina dan pencuri lalu bertanya kepada Rasulullah SAW.

Seperti diriwayatkan oleh Tirmizi dalam Jami’nya, Rasulullah SAW menjawab, “Tidak wahai puteri Assiddiq. Akan tetapi mereka itu adalah orang-orang yang mengerjakan puasa, solat dan bersedekah, namun mereka khuatir jika amal soleh yang mereka kerjakan itu tidak diterima (oleh Allah). Mereka itu adalah orang-orang yang bergegas mengerjakan kebaikan.” 

Pada waktu sepertiga malam khususnya waktu sahur, pencinta Allah SWT sudahpun bangkit.

Allah SWT menyebut-nyebut golongan yang beristighfar pada waktu itu menerusi firman-Nya yang bermaksud: “Orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun pada waktu sahur.” (Surah Ali Imran, ayat 17)

Begitulah istimewanya istighfar pada waktu sahur. Sahur adalah waktu penghujung malam dan menjelang subuh. 

Kesempurnaan istighfar pada waktu itu dimulakan dengan menghidupkan malam (qiammullail). 

Allah SWT mengingatkan: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan di mata air-mata air, sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (Surah al-Dzariyaat, ayat 15-18)

Syaikh Al-Sa’di dalam tafsirnya menyebut, “Maka mereka memanjangkan solat sampai waktu sahur. Kemudian mereka menutup solat malamnya dengan duduk beristighfar kepada Allah layaknya istighfar seorang pendosa untuk dosanya. Istighfar pada waktu sahur memiliki keutamaan dan keistimewaan yang tidak dimiliki waktu se-lainnya.”

Apakah keistimewaan yang Allah SWT janjikan kepada peminta keampunan pada waktu itu? 

Rasulullah SAW menjelaskan yang bermaksud: “Rabb kami Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam saat tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku nescaya Aku kabulkan doanya, siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan beri permintaannya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku nescaya Aku ampuni dia.” (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Allah SWT menawarkan keampunan, pemberian, kebaikan dan pengabulan doa kepada hamba-Nya pada sepertiga malam itu. 

Kenapa hamba-Nya yang soleh bersungguh-sungguh meminta pengampunan meskipun mereka bukanlah pelaku dosa besar?

Diriwayatkan daripada hadis Abu Hurairah dalam buku Al-Jawabul Kafi oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyah, orang yang berhak meraih bahagia ialah orang yang melakukan perbuatan baik dengan diiringi rasa takut (khauf). 

Dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW dan sahabat, meskipun mereka sudah dijamin syurga, mereka adalah insan yang paling takut kepada Allah SWT dan menggandakan lagi amal kebaikan.

>>Penulis ialah pendakwah

Artikel ini disiarkan pada : Sabtu, 14 Disember 2019 @ 8:13 AM